Anti Galau, Pensiunan Berselancar Trading Mengapa Tidak?

Purna tugas, pensiun, atau apa pun namanya, bak mimpi buruk bagi sebagian besar orang. Betapa tidak, ibarat pohon rindang, tiba-tiba kita seperti tercerabut dari akarnya. Setelah menjadi orang penting dan super sibuk, tiba-tiba segalanya lenyap dari genggaman. Dalam sekejab kita menjadi seperti ‘bukan siapa-siapa’.

Para pensiunan kemudian menjelma sebagai pribadi galau dan hilang kecerdasan, tidak tahu harus berbuat apa. Banyak pensiunan kemudian berubah menjadi sosok yang kelewat sensitif. Itulah sebabnya muncul sebutan post power syndrome yang ditujukan kepada kelompok-kelompok purna tugas ini.

Namun, tidak semua pensiunan seperti itu. Banyak juga para pensiunan yang tak kehilangan akal setelah masa purna tugas menjemput. Bahkan, banyak dari mereka yang telah bersiap jauh-jauh hari sebelum masa itu tiba.

“Saya tidak mau menjadi orang tak berguna, yang hanya duduk diam menunggu ajal. Saya harus tetap aktif. Segala kendala di masa purna tugas harus saya lawan,” demikian semangat yang dihembuskan para pensiunan yang terus menjaga semangat dan pikiran tetap segar.

Pensiunan harus tetap berpenghasilan

Banyak pilihan kesibukan yang bersifat profit bisa dilakukan. Ingat, bukankah pensiunan harus tetap hidup nyaman di usia senja? Pensiunan juga masih perlu memenuhi kebutuhan yang bersifat personal atau pun sosial. Pensiunan bahkan sangat butuh untuk memanjakan diri dengan berbagai hiburan seperti traveling, merancang kegiatan bersama teman-teman lama, selain bercengkerama dengan anak cucu tentunya.

Singkat kata, pensiunan masih butuh penghasilan di hari tuanya untuk berbagai kegiatan. Lantas apa harus dilakukan? Tak sedikit para pensiunan menyiapkan diri menyambut masa itu tiba dengan merancang berbagai kegiatan usaha. “Untuk mainan di hari tua,” begitu mereka sering berkelakar saat ditanya untuk apa berbagai kegiatan usaha dirintis saat masih berjaya.

Beragam usaha mereka lakukan, dari berkebun, membuka bisnis online, membangun rumah-rumah kontrakan dan kost-kostan, menggandeng bisnis franchise, dan masih banyak lagi. Dari yang serius hingga dilakukan dengan santai, sekadar mengisi kegiatan.

Pensiunan berjiwa avonturir memilih bisnis menantang

Pilihan bisnis di masa pensiun sudah pasti sesuai minat dan kebutuhan. Para pensiunan berjiwa avonturir tentu lebih berani memilih bisnis menantang. Berselancar di papan trading, salah satunya. Termasuk, bermain trading di Binary Options.

Banyak orang berpikir, trading options adalah lahan bisnis yang berpotensi mendatangkan stres dan itu tidak cocok untuk kaum pensiunan. Bahkan, ada yang berpendapat, menjadi trader ibarat penjudi yang mempertaruhkan segalanya. Bisa win namun juga bisa loss dalam hitungan detik. Tentu hal ini sangat tidak pas untuk kaum pensiunan yang terlanjur mengusung stempel renta, tak kuat tekanan, kurang gesit lagi, bahkan terintai berbagai macam penyakit dan problema tubuh.

Bagi mereka yang tak biasa dengan tantangan, bisa jadi akan langsung mundur teratur. Namun, bagi mereka berjiwa pemberani dan taktis dalam berpikir dan mengambil keputusan, tentu tidak. Apalagi, jika mereka telah melengkapi segala ilmu bagaimana menjadi seorang trader yang piawai menangkap peluang.

Anti Galau, Pensiunan Berselancar Trading Mengapa Tidak?

Siapkan ilmu trading dan bergabung di forum tepat

Tak ada batasan umur untuk mempelajari sesuatu. Begitu pun dengan kaum pensiunan untuk berakrab-akrab dengan dunia trading. Lantas, langkah apa paling pertama harus dilakukan bagi trader pensiunan pemula?

Tak beda dengan trader pemula lainnya, tentu, para pensiunan harus menyimak teliti seluk belum trading Binary Options. “Jika perlu awali dengan melakukan trading demo terlebih dahulu sebelum melakukan deposit,” tegas Wahyu U.K. Notodiputro yang akrab disapa U.K. (baca: Yuuke).

Sebagai seorang expert trading, U.K. juga menyarankan agar trader pensiunan yang baru di dunia trading memulai berselancar di papan trading dari yang paling dekat dengan minat dan dunia sebelumnya. Maklum, para pensiunan tentu datang dari berbagai bidang yang digeluti sebelumnya, seperti teknologi, sosial, politik, dan lainnya.

Lebih jauh, U.K. menyarankan agar trader pemula dari kalangan pensiunan mengambil spesialisasi dalam bertrading sesuai bidangnya. Dengan demikian dia memiliki naluri, ketepatan, dan feel yang pas saat mengambil keputusan dan memrediksi pergerakan pasar.

Untuk melengkapi ilmu dan bidang yang telah digeluti, sudah pasti para trader pemula harus rajin terlibat dalam forum trader. Worm traders forum, salah satunya. Sebagai founder, U.K. bahkan siap memandu dan berbagi ilmu dengan para pensiunan yang terus menjaga jiwa pejuang ini. Selain itu, para pensiunan yang sedang memulai berselancar di dunia trading bisa berbagi pengalaman dengan member trader forum lainnya.

Sebagai langkah awal untuk terjun lebih dalam di jagat trading, para pensiunan bisa membuka  akun binary options, untuk mulai praktik trading. Caranya mudah, ikuti prosedur sign up forum hingga tuntas atau klik  salah satu banner binary pada landing page.