HNA Lepas Kepemilikan Saham di Deutsche Bank

HNA, konglomerasi asal Cina, menjual kepemilikan saham di Deutsche Bank sebesar 300 juta euro atau sekitar US$ 375 juta. Langkah dilakukan untuk mengatasi krisis likuiditas.

Berdasarkan sumber yang tidak mau disebut namanya, pada bulan lalu HNA mengatakan kepada kreditor bahwa pada kuartal I/2018 pihaknya kekurangan dana potensial sebesar 15 miliar yuan atau sekitar US$ 2,4 miliar. Namun sayangnya hingga kini HNA belum mau memberi penjelasan resmi.

Dengan menjual US$ 300 juta uero, kepemilikan HNA dari 10 persen menjadi sekitar 8,8 persen. Dengan begini HNA tidak lagi menjadi pemegang saham tersebesar di Deutche Bank bersama  kerajaan Qatar.

HNA Lepas Kepemilikan Saham di Deutsche Bank

Sementara itu, manajer aset C-Quadrat yang menangani kepemilikan saham HNA di Deutsche Bank mengatakan HNA masih akan menjadi salah satu pemegang saham utam dalam Deutsche Bank, dan hingga kini tidak ada rencana pengurangan saham lebih lanjut.

Untuk mengatasi krisis likuiditas, HNA telah menjual beberapa aset. Pekan ini telah menjual dua bidang tanah di Hongkong senilai US$ 2 miliar. Sumber juga mengatakan pihak HNA sedang melakukukan pembicaraan dengan kreditor mengenai status pinjamannya.

https://forum.wormtraders.com/index.php?login/login

Di sisi lain, menurunnya kepemilikan HNA disambut baik oleh regulator di Jerman, karena khawatir dengan struktur kepemilikan HNA yang buram. Saat ini pengawasan keuangan Bafin telah melakukan penyelidikan terhadap HNA, apakah mereka memberikan laporan yang benar saat membeli saham Deutsche Bank. Sementara itu, dewan pengambilalihan Swiss dalam kasus terpisah mengatakan HNA telah memberikan informasi palsu.

Bulan ini, Deutsche Bank meminta investor kembali bersabar setelah membukukan kerugian tahunan ketiga berturut-turut di tahun 2017. Selain itu, pendapatan investasi bank tercatat menurun akibat reformasi pajak AS dan tekanan pasar.