Tidak ada kata terlambat untuk memulai suatu usaha. Tokoh paling berpengaruh dalam sejarah dunia, Sir Winston Churchill, pernah mengatakan: “Tidak pernah, tidak pernah, tidak pernah menyerah.” Kelima pengusaha sukses ini mengikuti nasihat tersebut.

Tim Westergren, pendiri Pandora. Milton Hershey, pendiri perusahaan cokelat Hershey. Gordon Moore, pendiri Intel. Jan Koum, pendiri WhatsApp. Dan Jack Ma, pendiri Alibaba Group Holding Limited.

Kini kian banyak bermunculan startup modern.Wajar, jika seseorang menganggap sudah terlambat bagi dirinya untuk memulai. Apalagi, kita kerap membandingkan diri dengan para pendri muda yang memulai usaha dari usia 20-an tahun. Bagaimana, pernah minder?

Kalau ya, sebaiknya Anda menyimak kisah dari kelima tokoh yang memulai usaha pada usia 30-an.

 

Kisah Inspiratif

* Tim Westergren, pada awal kariernya adalah seorang komposer musik paruh waktu. Pada akhir 1990-an, dia mulai menulis musik untuk film dan menciptakan konsep yang memungkinkan dia untuk menyesuaikan pilihan musik berdasarkan kepribadian dari setiap sutradara yang bekerja dengannya.

Kariernya ini tidak banyak menghasilkan, tetapi itu memberikan landasan gagasan yang berubah menjadi pelopor Pandora, Proyek Genome Musik. Tidak sampai tahun 2007, pada saat berusia 35 tahun ia menciptakan Pandora, dan pada tahun 2010, ia dinobatkan sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh di majalah Time.

* Anda mungkin tidak menyadari bahwa pada setiap coklat Hershey yang Anda nikmati, terdapat tanda tangan pendiri dari perusahaan coklat tersebut yaitu Milton Hershey. Ia mulai mendirikan perusahaan tersebut di usia 37 tahun.

Jauh sebelumnya, pada usia 13 tahun, Hershey putus sekolah dan mulai magang di pabrik pembuatan permen. Dia meminjam uang untuk membuka toko permen miliknya sendiri, tetapi gagal setelah lima tahun bekerja. Kemudian, ketika dia berusia 26 tahun, dia memulai Perusahaan Lancaster Caramel, tetapi baru pada tahun 1893, ketika Hershey berusia 37 tahun, fokusnya beralih ke cokelat susu, dan Perusahaan Coklat Hershey lahir.

* Gordon Moore, memulai kariernya saat berusia 27 tahun, bergabung dengan tujuh teknisi berbakat lainnya untuk menciptakan Fairchild Semiconductor. Setelah satu dekade perusahaan stagnasi dan frustrasi, Moore keluar, dan memulai bisnisnya sendiri di usia 38 tahun yaitu Intel, dengan mitranya Bob Noyce.

* Jan Koum memiliki cerita unik dalam sejarah kewirausahaan modern. Lahir di Ukraina, Koum datang ke Amerika Serikat bersama ibunya ketika berusia 16 tahun, mengandalkan kupon makanan dan pekerjaannya sebagai petugas kebersihan. Dia belajar kode ketika dia berusia 18 tahun dan mulai kuliah, tetapi putus sekolah sebelum mendapatkan gelar.

Ia kemudian bekerja di Yahoo! selama hampir satu dekade, tetapi berhenti di usia 30 tahun untuk mengejar sesuatu yang lebih besar.

Pada usia 32 tahun, ia memulai WhatsApp, dan di awal usahanya yang banyak melakukan kesalahan, menghadapi aneka tantangan, ia pun berpikir untuk menutup perusahaannya itu. Untungnya ia tidak melakukannya. Pada usia 37 tahun, ia menjual WhatsApp ke Facebook dengan harga US$ 19 miliar.

* Jack Ma, pendiri Alibaba, memiliki kisah yang menginspirasi juga. Terlahir dari keluarga yang tidak memiliki banyak uang, Ma memutuskan bahwa satu-satunya cara untuk maju adalah melalui pendidikan–tetapi ia gagal dalam ujian masuk perguruan tinggi dua kali. Akhirnya mulai melamar pekerjaan apa pun yang ia pikir mungkin bisa untuk menyambung hidup.

Setelah lebih dari selusin penolakan, Ma mulai mengajar bahasa Inggris, dengan upah US$ 12 per bulan. Setelah mengunjungi Amerika Serikat pada usia 31 tahun, Ma menyadari betapa besar peluang yang ada bagi perusahaan-perusahaan internet di Cina.

Ia menciptakan dua usaha yang akhirnya gagal, tetapi, ketika dia berusia 35 tahun, mengumpulkan sekelompok teman untuk berinvestasi pada ide pasar daringnya. Kelak, usahanya ini berubah menjadi Alibaba.

Pada akhir  2017, perusahaan Jack Ma bernilai US$ 46,6 miliar, sebuah langkah besar yang diraih daripada gajinya dulu US$ 12 per bulan.

Ternyata kesuksesan itu tidak pandang usia, selama kita punya semangat, kemampuan, dan kesempatan.

Sering terjadi pro dan kontra untuk memulai sebuah usaha di usia berapa pun, seperti kurangnya pengalaman jika usia remaja, atau pandangan yang menyebutkan terlalu berisiko memulai di usia lanjut. Tetapi dengan mentalitas dan pengetahuan yang tepat, Anda dapat mengubah semua rintangan menjadi kesuksesan.