“Waktu adalah uang.” Pengingat itu sungguh tepat dalam trading binary options. Lihat saja, pada setiap aksi trading, seorang pemain saham pasti harus menentukan waktu. Akurasi prediksi waktu menentukan seberapa banyak profit yang akan didapat.

”Dalam trading binary options, ada dua konsep utama yang harus dikuasai semua trader agar bisa sukses. Masing-masing waktu dan volatilitas. Keduanya saling mendukung.” kata Wahyu U.K. Notodiputro, pakar trading sekaligus founder wormtraders.com.

Nah, kali ini kita akan berkenalan dengan volatilitas, pasangan si waktu dalam trading binary options. Namun, sebelumnya, mari mengingat dulu peran keduanya dalam trading.

Waktu dan Volatilitas

Waktu merupakan elemen penting dalam trading binary options, juga sebagai aset tidak berwujud. Sebab waktu menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan. Jika kita perhatikan, waktu dalam trading binary options ini mempunyai dua sisi, baik dan kurang baik, Apa sisi baiknya?

Saat grafik menunjukkan sinyal positif, artinya waktu yang baik untuk mengambil posisi trading, hingga diakhiri dengan profit. Itu sisi baik.  Kurang baiknya, saat kita tidak bisa mengambil posisi dalam trading, mau tidak mau harus bersabar menunggu waktu baik lagi. Jika dipaksakan masuk, maka akan mengakibatkan loss, dan seolah waktu tidak berpihak pada kita. Hal ini berlaku juga pada volatilitas. Volatilitas itu apa, sih?

Tidak ada arti spesifik untuk volatilitas. Sebab kata ini banyak digunakan dalam berbagai bidang dan ditafsirkan dengan berbagai cara. Namun di sini kita mengambil sebagai gambaran dari volatilitas, yakni seperti sesuatu yang tidak stabil. Misalnya, orang yang emosinya meledak-ledak, bahan kimia yang memiliki sifat peledak. Dengan kata lain, volatilitas menggambarkan gerakan, tindakan atau kejadian yang dianggap mendadak. Secara implisit, tindakan dan kejadian ini ekstrem, mudah berubah.

Jadi, agar mudah diingat, volatilitas identik dengan kata ekstrem. Dalam trading, sangat penting untuk memperhatikan volatilitas. Pada grafik tertampilkan melalui fluktuasi harga yang tidak jelas, tidak terarah. Dari yang lebih tinggi bisa saja tiba-tiba turun, pasar sideway dalam fase whipsaw. Hal ini juga menyatukan unsur waktu dan harga. Lalu bagaimana kita mengukur volatilitas?

Ada beberapa cara untuk mengukur volatilitas, baik secara matematika atau statistik. Kita mulai dengan standar deviasi. Standar ini dalah salah satu ukuran volatilitas yang sering digunakan, dan merupakan basis beberapa indikator trading sekaligus interpretasi volatilitas. Kita bisa menganggap standar deviasi sebagai distribusi harga secara statistik; hal yang mendasar saat mempertimbangkan volatilitas dan statistik.

Meskipun standar deviasi tidak sempurna, namun setidaknya memberi kita dasar untuk mengukur dan melihat volatilitas secara praktis. Cara ini sering disebut volalitas statistik. Metode ini bisa diterima secara matematis jika datanya bersifat stasioner. Sedangkan di pasar modal, harga saham atau indeks akan bergerak seiring berjalannya waktu. Untuk menerapkan standar deviasi dalam hal analisis statistik terhadap tindakan harga historis memiliki sedikit relevansi. Maka lebih baik menggunakan indikator yang melibatkan waktu.

Sekarang kita tahu relevansi waktu dan volatilitas, apakah ini sudah cukup untuk membuat trading kita sukses? Bagaimana penerapannya secara teknis?

Kita tetap membutuhkan praktik trading. Salah satu caranya dengan membuka akun binary options terlebih dahulu, dengan klik salah satu banner binary pada landing page. Ikuti prosedur sign up forum hingga tuntas. Anda juga bisa bergabung bersama kami di forum. Di sana kita dapat bertukar ilmu. Ada teman-teman yang telah lebih dulu bergabung, dan tentunya bersama ahli trading kita, Wahyu U.K. yang tak segan membagi ilmu.