Bicara soal seni, Bali memang tak ada matinya. Suatu ajang kesenian kolosal tingkat dunia, Pesta Kesenian Bali (PKB), akan kembali mengguncang Pulau Dewata selama sebulan penuh. Puluhan ribu seniman dari berbagai sudut Bali terlibat dan turut andil menggeliatkan ekonomi Bali.

PKB 2018 atau tepatnya PKB ke-40 tahun ini akan dipusatkan di Taman Budaya-Art Center, Denpasar. Teja Dharmaning Koripan atau Api Spirit Penciptaan adalah tema yang diusung pada hajatan kesenian yang menjadi agenda tahunan di Pulau Seribu Pura ini.

Libatkan 25.000 Seniman, PKB 2018 Geliatkan Ekonomi Bali

Gairah Pulau Dewata dengan segala ekspresi seni budaya yang hidup di dalamnya, itulah yang ingin disampaikan kepada dunia melalui tema kali ini. Bukan tanpa alasan, semua wilayah di Pulau Dewata terlibat dalam pesta seni kelas dunia ini dan menampilkan karya terbaiknya.

Sebagai tuan rumah, Denpasar telah menyiapkan tak kurang 2.700 seniman yang terbagi dalam 32 sekaa kesenian. Aneka tampilan gong kebyar, termasuk parade arja dan drama gong, akan jadi tampilan yang sangat menarik dan unik. Paling tidak ada 7 sub event menarik.

 

PKB, Magnet Wisatawan dengan Berbagai Inovasi

Menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, PKB ke-40 ini akan menjadi magnet kunjungan wisatawan, baik mancanegara atau lokal, yang sangat luar biasa. Apalagi, dengan konsep penyelenggaraan yang masif dan dengan durasi yang panjang.

Sebenarnya, PKB 2018 akan dimulai pada 16 Juni. Namun, karena bertepatan dengan Hari Raya Lebaran, hajatan diundur pada 23 Juni dan akan berakhir pada 21 Juli 2018.

“Kalaupun ada penyesuaian waktu itu wajar. Pesona PKB tahun ini tetap luar biasa. Levelnya juga dunia. Kalau ingin melengkapi liburan, maka di sinilah tempatnya. Pastikan event ini tidak terlewatkan,” tandas Arief Yahya.

Total, PKB 2018 akan melibatkan sekitar 25.000 seniman Bali yang terbagi dalam beberapa sub event. Selain aneka tampilan gong, PKB 2018 akan dimeriahkan dengan parade, pagelaran, pameran, pawai, workshop, dan masih banyak lagi. Bahkan, berbagai pembaruan dilakukan untuk lebih menarik minat wisatawan.

Libatkan 25.000 Seniman, PKB 2018 Geliatkan Ekonomi Bali

“Pembaruan harus dilakukan. Ini bagian dari strategi menarik minat kunjungan wisatawan. Wisatawan pasti menginginkan sesuatu yang berbeda. Apalagi, PKB ini kelasnya dunia. Secara tim, persiapan pesta ini sangat bagus,” jelas Menpar.

Lomba baleganjur untuk anak-anak, lomba bondres modern berkonsep lawak dengan lakon yang lebih kekinian adalah beberapa pembaruan yang dilakukan. Pembaruan atau inovasi juga berlaku untuk parade drama gong dengan lakon sastra Bali modern. Bukan itu saja, arja berlakon cerita rakyat Bali dan wayang kulit babad juga dikemas sesuai zaman now.

 

Sarana Perekat Persaudaraan dan Tingkatkan Perekonomian

Tak hanya Denpasar, hampir setiap wilayah di Bali sibuk bersiap menyambut PKB 2018. Pemerintah Kabupaten Buleleng bahkan menggelontorkan dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk menyiapkan tampilan seni burdah dari Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada.

“Seni budah itu kesenian khas masyarakat muslim di Buleleng yang unik. Selain permainan rebana juga berisi kidung berbahasa Arab dengan tembang-tembang Bali. Selain itu berisi seni bela diri pencak silat,” jelas Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng Wayan Sujana, seperti dikutip Antara.

Masih menurut Wayan, kesenian burdah penting ditampilkan di arena PKB di tengah banyaknya ujaran yang mengancam disintegrasi bangsa. Selama ini burdah juga sering ditampilkan di berbagai acara kebudayaan di Buleleng, seperti Buleleng Festival.

Baca juga: Trading Dulu, Berburu Sunset hingga Balekambang Kemudian

“Dulu, seni budaya adalah sarana ampuh untuk merekatkan persaudaraan di Buleleng,” tandas Sujana.

Tak hanya jadi sarana perekat persaudaraan, PKB juga menjadi sarana meningkatkan perekonomian Bali. Seperti diungkapkan Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti, PKB adalah garansi ekonomi Bali.

“PKB selalu menggerakkan perekonomian. Omzet nilai transaksi secara keseluruhan sangat besar. Tentu ini sangat menguntungkan masyarakat Bali secara umum. Sekarang yang terpenting bagaimana mengoptimalkan branding PKB. Waktunya masih cukup untuk memaksimalkan promosi,” tegas Esthy. 

Sekadar catatan, pada hajatan PKB ke-39 tahun lalu, gawe akbar kelas dunia ini meraih omzet tak kurang dari Rp 12,52 miliar. Jumlah tersebut hanya dari nilai transaksi kerajinan tangan, dengan transaksi terbesar diperoleh dari kerajinan logam senilai Rp 4,44 miliar. Sedangkan tekstil mencatat pemasukan senilai Rp 1,47 miliar diikuti kerajinan kayu senilai Rp 683,51 juta.

Diharapkan, PKB 2018 juga akan makin mendongkrak wisatawan yang datang ke Bali. Sepanjang Februari 2018, angka kunjungan wisatawan mancanegara naik 26,35 persen. Ini catatan lebih baik dari periode sama setahun lalu yang tumbuh sekitar 16,32 persen. Total jumlah kunjungan wisatawan macanegara saat ini mencapai 5.682,248 orang.

Anda ingin menjadi bagian dari kemeriahan dan kemegahan PKB tahun ini? Ayo segera bersiap. Segera optimalkan ilmu trading Anda untuk meraih profit demi profit sebagai bekal menikmati agungnya kesenian dan kebudayaan Bali yang mendunia.

Ingat, menyaksikan megahnya pesta seni dalam semangat persaudaraan adalah kebahagiaan yang tiada tara. Indonesia, termasuk Bali di dalamnya, luar biasa indah.