Pada setiap langkah menuju kesuksesan, tentu ada strategi yang digunakan. Begitu pun saat trading, berbagai strategi wajib disiapkan untuk mencapai profit yang diharapkan. Termasuk strategi menghadapi risiko yang mungkin dihadapi di setiap aksi yang dilakukan.

Dalam trading binary options, Anda tidak hanya memprediksi ke arah mana harga bergerak, tapi juga bisa memprediksi berapa banyak harga akan bergerak. Dengan kata lain, Anda mengukur volatilitas, bukan arahnya.

Mengukur posisi pada Volatilitas Long trades

Dalam trading dengan volatilitas long trades, bukan naik atau turun yang kita prediksi, tapi seberapa banyak harga itu akan berpindah. Semakin banyak pergerakan dan prediksi Anda tepat, maka semakin besar profit yang diraih. Jenis trading ini disebut juga dengan istilah strangle.

Ukuran posisi trading ditentukan oleh kerugian maksimum, atau seberapa besar Anda siap merugi. Saat membuat volatility long trades, berarti Anda harus mengambil posisi buy pada strike price di atas harga pasar dan sell pada strike price di bawah harga pasar.

Untuk trading volatilitas long trades ini, Anda perlu jaminan/agunan, yang diperhitungkan pada saat masuk posisi trading. Kalau perdagangan singkat sekitar 100 premi pada setiap opsi jual. Jika harga tidak bergerak sebesar yang diprediksikan, Anda akan kehilangan sebagian dari jaminan yang anda masukkan untuk trading ini. Dalam hal ini, Anda harus membagi risiko kerugian menjadi beberapa bagian, untuk mencapai profit yang mungkin terjadi.

Misalkan  S&P futures diperdagangkan pada 1300 dan Anda berasumsi bahwa ini akan ada pergerakan signifikan pada dua arah. Anda memutuskan untuk menjual option 1280  dan membeli option 1320. Option 1280 memiliki premi US$ 80 ini mengharuskan Anda untuk mengajukan agunan US$ 20. Option 1320 memiliki premi sebesar US$ 10 Anda harus memberi agunan US$ 10.

Kita asumsikan juga bahwa maksimum loss-nya $30. Misalnya jumlah uang Anda US$ 10.000, maka maksimum risikonya US$ 300 (US$ 10.000 × 3 persen). Jika Anda akan bertahan sampai batas kedaluwarsa maka harus membagi kerugian tersebut, yaitu US$ 300 dengan US$ 30. Jadi Anda trading dengan 10 kontrak. Ini berarti Anda membeli 10 kontrak option pada strike price 1280 dan menjual 10 kontrak pada strike price 1320.

Dengan kata lain jika Anda memilih jumlah kontrak untuk trading sampai batas kedaluwarsa, maka bagilah kerugian maksimum, dengan total jaminan maksimum per unit trading atau untuk semua spread, jika Anda akan memasuki posisi spread.

Saat memasuki volatilitas long spread pada binary options, waktu bergerak berlawanan seiring berakhirnya kontrak. Nilai waktu pada option akan menurun jika tidak ada pergerakan harga yang cepat pada kedua arah, naik atau turun menuju harga yang telah kita tetapkan.

Pilihan pada strike price, jika di bawah harga pasar maka akan mendekati US$ 100. Sebab kemungkinan besar akan berakhir di in-the-money. Dan option dengan strike price di atas harga pasar akan mulai mendekati US$ 0 karena kemungkinan besar berakhir di out-of-the-money.

Ini merupakan sedikit contoh dalam manajemen risiko untuk trading pada option long trades. Jika Anda ingin lebih banyak belajar trading, ahli trading dari wormtraders.com, Wahyu U.K. Notodiputro atau yang biasa disapa U.K (baca: Yuuke) sebagai trader yang telah tersertifikasi internasional, dan telah malang melintang di dunia per-trading-an, siap berbagi ilmu dengan Anda. Caranya bagaimana? Bergabunglah di forum wormtraders dan buka akun binary options, klik salah satu banner binary pada landing page. Ikuti prosedur sign up forum hingga tuntas.