Mata Uang Virtual Masuk Kampus-Kampus AS

Ketika harga bitcoin jatuh sejak Natal 2017, pelemahannya justru tak tampak di tempat-tempat yang “berharga.” Contohnya saja di beberapa universitas elite di Amerika Serikat (AS).

Kini, beberapa sekolah papan atas di AS bahkan sedang menambahkan kelas tentang bitcoin dan teknologi pencatatan atau yang dikenal sebagai blockchain.

Ruang-ruang kelas pascasarjana pada semester ini di Carnegie Mellon University, Cornell University, Duke University, Massachusetts Institute of Technology dan University of Maryland, misalnya, menggambarkan bagaimana ketertarikan akan bitcoin mampu bertahan lama. Terlebih kini, di tengah-tengah fenomena gelembung harga mata uang virtual.

“Ada beberapa penyesalan dari sejumlah rekan saat saya mulai memberikan kuliah tentang bitcoin,” kata David Yermack, Profesor bisnis dan hukum di New York University.

“Namun, dalam beberapa bulan terakhir saya diundang ke Basel untuk berbicara dengan para bankir di bank-bank sentral. Seketika, lelucon dari rekan-rekan saya pun berhenti,” katanya lagi.

Untuk kelas semester ini, Yermack awalnya memesan ruang kuliah yang bisa menampung 180 siswa. Namun, ia harus memindahkan kursus ke aula kuliah terbesar di New York University ketika jumlah pendaftar terus bertambah. Saat ini dia telah memiliki 225 orang yang mendaftar ke kelas tersebut.

Baca juga: Dunia Menanti Regulasi Mata Uang Virtual

Kursus tentang mata uang virtual yang digagas oleh seorang profesor ilmu komputer Princeton University, Arvind Narayanan, telah menjadi kelas kelima yang paling populer di Coursera, suatu situs belajar berbasis daring.

 

Karena perkembangan di lapangan bergerak begitu cepat, profesor sekolah bisnis juga ikut mengajar kelas uang digital, Greg La Blanc, mengatakan bahwa para siswa harus memaafkan para guru jika mereka kadang-kadang salah dalam hal ini.

“Jangan membandingkannya dengan program blockchain yang sempurna. Bandingkan dengan tidak memiliki program blockchain sama sekali. ”

Sebanyak 75 tempat di kelas Berkeley terbagi rata antara sekolah hukum, sekolah bisnis dan departemen teknik, dan fakultas dari ketiga departemen tersebut memberi kursus bersama.

Mata Uang Virtual Masuk Kampus-Kampus AS

Bagi pengacara, proyek mata uang virtual telah menantang kategori hukum tradisional dan definisi tentang keamanan atau komoditas.

Bagi para ekonom dan profesor sekolah bisnis, bitcoin dan token digital lainnya telah menimbulkan pertanyaan tentang sifat uang. Kuliah pertama di kelas Berkeley, misalnya, mempertimbangkan pengembangan bitcoin melawan sejarah uang. Beberapa kelas sekolah bisnis juga berfokus pada metode pencatatan dan pengambilan keputusan yang terdesentralisasi yang diperkenalkan oleh bitcoin.