Anda terus-terusan mengalami loss hingga menurunkan mood? Pada saat seperti ini, biasanya emosi menuntun Anda untuk tidak peduli lagi dengan strategi dan sistem. Pada saat yang sama, Anda juga tentu tidak mau sistem itu merusak pencapaian yang telah diraih.

Tidak selamanya satu sistem yang digunakan akan setia membantu. Sebab, sebagaimana halnya mahluk bernyawa, sistem juga mempunyai siklus hidup, yang tidak akan selalu sama pada waktu dan kondisi berbeda. Dengan kata lain Anda harus segera upgrade dan mulai kembali dengan strategi dan sistem yang kekinian.

“Modifikasi dan penyempurnaan sistem harus lebih proaktif daripada reaktif.” begitu kata Wahyu U.K. Notodiputro sebagai ahli trading berpengalaman.

Perubahan proaktif memperbaiki kinerja sistem pada interval data yang kuat tanpa terlalu mengoptimalkannya. Perubahan reaktif terhadap sistem terjadi saat kita memiliki sistem bias yang panjang, kemudian melihat instrumen akan turun selama sebulan, dan kita mengubah sistem menjadi lebih pendek. Ini bukan ide yang baik karena menunjukkan kita mengejar pasar, bukan menangkapnya.

Sistem Cut Off

Trader kadang harus memutuskan untuk cut off jika prediksi melenceng. Terkadang, keputusan ini dapat menimbulkan rasa kesal. Nah, untuk mengurangi kekesalan tersebut, coba lakukan peraturan proaktif yang akan jadi acuan saat melakukan trading. Misalnya dari awal, Anda menetapkan berapa persen jumlah loss yang masih dapat ditoleransi. Apakah 10%? Atau 20%? Dengan begitu, kita tak terlalu kecewa saat menghadapi loss.

Mengatur Naik Turun Modal

Menurunkan jumlah modal jika diangap tinggi dan menambah jika kurang. Cara ini berguna untuk mengevaluasi hasil secara aktual.

Secara teknis dalam menentukan jumlah modal berikutnya dalam trading, mulailah pada saat pertama kali loss. Karena loss akan mengurangi modal awal, jadi sebaiknya Anda tambahkan jumlah modal berikutnya yang akan dimainkan.

Contoh, anda memiliki US$ 1000 di akun trading dan melakukan trading positif berturut-turut selama lima kali, total keuntungan US$ 100 ini membuat saldo awal bertambah jadi US$ 1100. Pada trading keenam, Anda loss US$ 20 ini sebagai trading negatif pertama. Di trading ketujuh, Anda loss lagi US$20. Nah, jika di trading berikutnya mendapat sinyal baik dan merasa percaya diri, maka tambahkan hasil negatif tadi, ke jumah yang akan diperdagangkan berikutnya. Misalnya 60%, maka Anda akan mendapat profit bersih US$20 (-US$20-US$20+$60).

Pada saat kita menggunakan suatu sistem berjalan dengan baik, kita bisa mengulanginya kembali, dengan data yang kuat dan memodifikasi sistem jika melihat hasil positif dalam pengujian balik. Hal ini bisa dilakukan berdasarkan pengalaman trading, dan tentu saja ini lebih baik. Sebab, Anda akan lebih memahami kekurangan dan kelebihan dari suatu sistem. Di sini anda akan semakin peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, hingga bisa mengubah setiap loss yang terjadi dengan profit yang pantastis.

Untuk trader pemula, Anda bisa coba dengan akun virtual, tentu saja jika anda sudah buka akun binary options. Kalau belum, segeralah klik salah satu banner binary pada landing page. Ikuti prosedur sign up forum hingga tuntas. Setelah masuk, mulailah praktikkan teori-teori yang telah Anda dapat. Sebaiknya buatlah catatan pada setiap trading yang Anda lakukan. Hal ini penting untuk mengevaluasi langkah sebelumnya, dan membuat strategi jitu untuk langkah berikutnya. Jika ada hal yang perlu didiskusikan, silakan ikuti forum wormtraders.com. Teman-teman akan dengan senang hati berbagi ilmu.