Royal wedding akan kembali menyapa ratusan juta pasang mata dunia. Kendati tidak sebesar prosesi pernikahan abangnya, Pangeran William, dan Kate Middeton, pernikahan pasangan pangeran dan bintang Hollywood pada Sabtu (19/5) pukul 12.00 waktu setempat ini telah menarik perhatian dunia.

Sebagai pewaris Kerajaan Inggris, posisi Pangeran Harry memang jauh di belakang Pangeran William yang saat ini menempati urutan kedua setelah ayah mereka, Pangeran Charles. Itulah sebabnya, prosesi pernikahan Pangeran Harry (urutan keenam) dan Meghan Markle yang populer lewat penampilannya pada serial drama televisi, Suits, tidak seakbar pasangan Duke of Cambridge dan Duchess of Cambridge (gelar untuk Pangeran William dan Kate).

Tak seperti Pangeran William dan Kate yang menikah di Westminster Abbey, katedral terkenal yang menjadi tempat menikah sejumlah anggota Kerajaan Inggris, Harry dan Meghan memilih menikah di Kapel St George yang berada di area Kastil Windsor. Tepatnya, berada sekitar 40 km di arah barat London.

Pemberkatan pernikahan keduanya akan berlangsung pada Sabtu (19/5) tepat pukul 12.00 waktu setempat. Adalah Justin Welby yang menjabat Uskup Agung Canterbury atau pemimpin teologis Gereja Anglikan Inggris yang akan menikahkan keduanya. Uskup Welby juga yang telah membaptis Meghan untuk masuk ke dalam Gereja Inggris pada Maret lalu.

Selain memimpin upacara pemberkatan pernikahan, Uskup Welby juga akan memimpin pengucapan janji dari Book of Common Prayer, himne keagamaan, serta pembacaan Injil saat pemberkatan pernikahan. Koor rohani Karen Gibson and The Kingdom Choir serta pemain cello, Sheku Kanneh-Mason, selain penampilan musik tradisional Inggris akan meramaikan Kapel St George.

Jika Westminster Abbey berkapasitas 1.900 orang, Kapel St George hanya mampu menampung 800 tamu. Itu artinya, prosesi pemberkatan putra kedua almarhumah Lady Diana dan Pangeran Charles itu akan lebih diutamakan untuk kalangan tertentu.

Menikahi Pangeran Harry, Meghan Beri Sentuhan Amerika 

Ayah Meghan Batal Dampingi Putrinya

Setelah melewati berbagai pemberitaan yang simpang siur, akhirnya Meghan Markle melalui pernyataan resmi Istana Kensington memastikan jika Thomas Markle, ayahnya, urung hadir di Kapel St George. Ayah berusia 73 tahun yang mukim di Meksiko itu urung bertemu calon menantu, Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip, dan besannya Pangeran Charles dan Duchess of Cornwall, serta pasangan Duke dan Duchess of Cambridge untuk pertama kali.

“Saya sangat menyesal telah kehilangan salah satu momen terbesar dalam sejarah, berjalan mendampingi putri saya di sepanjang lorong kapel,” ungkap Thomas seperti dikutip The Telegraph.

Meghan kabarnya masih sempat mengupayakan agar ayahnya hadir, seperti halnya sang ibu, Doria Ragland, yang dipastikan hadir. Namun, akhirnya Meghan harus merelakan menikah tanpa sang ayah dan meminta agar ayahnya diberikan ‘ruang’ agar fokus dengan kesehatannya. Maklum, bukan rahasia lagi, selama ini paparazzi gemar sekali ‘memburu’ keluarga monarki Inggris dan apapun yang terkait dengan keluarga kerajaan.

“Sayangnya ayah saya tidak dapat menghadiri pernikahan kami. Saya selalu merawat ayah saya dan berharap dia diberikan ruang yang dia butuhkan untuk fokus pada kesehatannya,” demikian pernyataan Meghan dalam siaran resmi Istana Kensington.

Dalam kesempatan sama Meghan juga mengucapkan terima kasih untuk segala dukungan berbagai pihak. “Saya dan Harry berharap bisa berbagi hari istimewa kami dengan Anda semua pada hari Sabtu,” tandas Meghan.

Yang pasti, Meghan tidak menunjuk pendamping utama. Jason Knauf, bagian komunikasi istana, menyatakan Meghan memiliki sekelompok teman dekat dan tidak ingin memilih satu dari mereka. Oleh karena itu pendamping lainnya dipastikan adalah anak-anak.

Sedangkan Pangeran William sudah pasti akan menjadi pendamping adiknya. Seperti halnya Pangeran Harry melakukan hal sama saat kakaknya menikah. Bahkan Sang Pangeran juga mengajak kedua anaknya, Pangeran George dan Putri Charlotte, sebagai pendamping. “Balas dendam memang manis,” canda Pangeran William seperti dikutip BBC.

Menikahi Pangeran Harry, Meghan Beri Sentuhan Amerika

Arak-arakan Kereta Kencana

Kendati lebih terbatas, Pangeran Harry dan aktris Hollywood ini tetap mempertahankan beberapa tradisi kerajaan. Salah satunya adalah arak-arakan kereta kencana yang menjadi prosesi yang ditunggu-tunggu, baik oleh penonton yang datang langsung ke Inggris atau pun ratusan juta pasang mata dunia yang menyaksikan lewat layar televisi.

Pasangan ini juga memilih Kereta Ascot Landau untuk kirab kali ini. Kereta yang kerap digunakan untuk acara-acara resmi dan upacara kenegaraan. Pangeran Harry dan Meghan akan melalui ruas jalan Castle Hill, High Street, Sheet Street, Kings Road, Albert Road, Long Walk, dan berakhir di Windsor Castle, kediaman resmi nenek kakek sang pengantin, Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip.

Pasangan pengantin telah ditunggu sekitar 600 tamu di aula pertemuan kastil  untuk jamuan makan siang. Acara ini sengaja digelar Sang Nenek untuk cucunya.

Beberapa kawasan yang akan dilewati pasangan kerajaan ini pun sudah dibanjiri masyarakat Inggris atau pun yang datang jauh-jauh dari luar Inggris. Mereka ingin menyaksikan langsung kemeriahan pernikahan akbar tahun ini setelah pernikahan Pangeran William dan Kate yang menikah pada 29 April 2011.

“Mereka berharap perjalanan singkat ini bisa memberi kesempatan pada orang-orang untuk datang bersama ke sekitar Windsor dan menikmati atmosfer hari spesial ini,” tutur juru bicara Kerajaan.

Tak hanya Sang Nenek, Pangeran Charles juga menyiapkan resepsi privat untuk putra keduanya ini pada malam harinya. Kedua pengantin akan menjamu 200 teman terdekat di dekat Kastil Windsor, Frogmore House. Gedung itu juga menjadi latar belakang foto pertunangan keduanya.

 

Sentuhan Amerika Lewat Kue

Laiknya resepsi keluarga kerajaan, selalu ada banyak yang istimewa. Tak hanya penampilan tamu perempuan yang hadir lengkap dengan topi sebagai gaya khas aristokrasi Inggris, resepsi juga akan dilengkapi sampanye tempo dulu, Bollinger, sumbangan Sang Ratu. Namun, ada juga Moet & Chandon dan Veuve Clicquot, yang juga memiliki stempel kerajaan dan saat ini sangat digemari.

Meghan sengaja ingin menekankan asal usulnya sebagai gadis Amerika Serikat (AS) lewat kue. Dia melibatkan Claire Ptak, chef kondang AS, sebagai pembuat kue pernikahan bergaya klasik berwarna putih.

Sama seperti Meghan, Claire juga dibesarkan di California dan tinggal di London. Tokonya di Hackney, London timur, diberi nama Violet Cakes dengan mengandalkan bahan organik yang tergantung pada musim. Claire dilaporkan juga menyiapkan kue elderflower jeruk yang mewakili rasa musim semi. Kue itu akan dilapisi buttercream dan dihiasi bunga segar, demikian diumumkan Istana Kensington.