Mobil Listrik Topang Penguatan Pendapatan Industri Tambang

Peningkatan produksi mobil listrik memberi keuntungan tersendiri bagi indutri pertambangan. Sebab, permintaan akan bahan baku baterai, seperti lithium, mulai meningkat dan harganya melonjak.

Richard Seville, Chief Executive Officer Orocobre, mengatakan akan terjadi kenaikan harga lithium dalam kontrak pengiriman tahun ini. Dan kenaikan akan terus berlanjut karena permintaan yang terus meningkat.

Salah satu pendorong peningkatan harga lithium adalah peningkatan permintaan di pasar. Penguatan akan turut ditopang rencana besar-besaran Daimler AG ke Ford Motor Co. untuk memperluas produksi mobil listrik. Menurut data Benchmark Mineral Intelligence, rata-rata harga lithium carbonate global melonjak 9 persen pada bulan lalu.

Sektor pertambangan, khususnya yang terkait lithium, akan mulai menunjukkan pendapatan yang meningkat termasuk Albemarle Corp. dan Sociedad Quimica y Minera de Chile SA, salah satunya dari rencana peningkatan produksi.

Mobil Listrik Topang Penguatan Pendapatan Industri Tambang

FMC, salah satu dari lima produsen terbesar Lithium yang berbasis di Philadelphia, AS mengatakan pendapatan tahunan dari bahan baterai ini melonjak sekitar sepertiganya pada 2017. Albemarle dan SQM, pemasok nomor satu dan kedua tahun lalu, dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan pada pekan ini.

Untuk tahun ini Orocobre yang bekerja sama dengan Toyota Group berencana untuk membangun pabrik pengolahan di Jepang, dan akan memperluas operasi Olaroz di Argentina.

Mineral resources Ltd. yang berbasis di Perth, Australia memperkirakan pada bulan ini terjadi lonjakan laba bersih semester pertama sebesar 16 persen. Peningkatan bakal didorong oleh ekspor bahan baku lithium. Menurut perkiraan Deutsche Bank AG, lithium akan menjadi pendorong pendapatan sepanjang tahun fiskal 2019.

Chris Ellison, managing Director Mineral Resources menambahkan bukan hanya lithium yang akan meningkat, bahan baku pendukung batarai mobil listrik seperti grafit dan kobalt, juga akan meningkat. “Jika Anda melihat apa yang dibutuhkan selama 50 tahun ke depan, 60 tahun, itu adalah lithium yang ada di planet ini,” katanya, seperti dikutip Bloomberg.

“Jika Anda melihat apa yang dibutuhkan selama 50 tahun ke depan, 60 tahun, dan lihatlah lithium yang dikenal di planet ini, saya rasa itu sama seperti semua orang tidak memahaminya,” katanya.