Analisis volume harga menggunakan multiple time frame ini menarik, sebab akan terjadi perbedaan bentuk tren dari grafik pada setiap time frame yang diubah. Bagi trader pemula, jenis analisis ini patut dicoba agar tahu fenomena yang dihasilkan, yang mungkin akan membuat Anda terkesan.

“Teknik analisis volume harga dengan multiple time frame adalah salah satu cara ampuh untuk memvisualisasikan momentum dan aktivitas” kata Wahyu U.K. Notodiputro, ahli trading dan juga founder wormtraders.com.

Konsep trading multiple time frame seperti riak air kolam saat kita melempar batu. Riak-riak bergerak keluar dan menjauh dari titik pendaratan dan akhirnya sampai di sisi kolam. Ini adalah prinsip tindakan harga yang luas saat menggunakan multiple time frame. Pada bagan pertama, pergerakannya cepat. Lalu harga melambat pada bagan time frame menengah dan tiba di bagan waktu yang lambat.

Membuat Tiga Time Frame

Dalam trading dengan multiple time frame, bagan kecepatan medium adalah yang menjadi fokus, ini sebagai filter memperlambat aksi harga pada bagan yang cepat. saat trend dominan bullish maka trading dengàn gaya ini akan membawa risiko lebih rendah,yaitu jika kita pergunakan bagan medium, begitu pun berlaku pada tren bearish. Bagaimana jika ada pembalikan harga, atau dalam posisi sideway? Walau lebih berisiko namun bagan kecepatan medium masih bisa diandalkan.

Menggunakan tiga grafik akan membantu memberi pilihan agar dapat mempertimbangkan langkah kita pada bagan waktu yang lebih rendah. Hal ini juga berlaku bila ada pembalikan harga, Anda bisa cek pada bagan yang lebih cepat, hal ini akan membantu mengklarifikasi pergerakan harga lebih terperinci.

Menggunakan tiga time frame merupakan cara memperbesar dan memperkecil tampilan, dan mengurangi fokus. Pendekatan ini juga akan membantu pola candle. Mendefinisikan candle itu penting sebab akan mencerminkan pergerakan harga selanjutnya.

Dengan multiple time frame, kita bisa melihat ke arah mana candle itu akan bergerak, yaitu dengan menggunakan bagan yang cepat. Dan kita bisa beralih sesuai kebutuhan, antara bagan cepat, lambat, atau medium.

Kita analogikan saja seperti pada saat menyetir mobil di jalan tol, ada jalur cepat, sedang, dan lambat. Saat kita berada pada jalur sedang atau jalur tengah, kaca spion mobil memperlihatkan arus lalu lintas di jalur cepat dan jalur lambat. Sebagai pengemudi, kita dapat mengambil keputusan akan memakai jalur yang mana. Tentu, sesuai kebutuhan.

Hal yang sama berlaku untuk trading. Anda sekarang memiliki gambaran lengkap yang memungkinkan untuk menilai risiko dalam konteks kerangka waktu yang lebih cepat, lebih lambat, medium, atau mau kembali lagi ke cepat. Terus mengecek, menganalisis, menilai risiko dan sentimen pasar yang mendorong aksi harga yang bolak-balik.

Prinsip ini juga bisa diterapkan pada grafik dan inikator yang terkait. Jika Anda trading mata uang binary options, Anda dapat menggunakan pendekatan yang sama, jika mata uang tersebut naik di semua time frame, ini merupakan sinyal kuat bahwa trend tersebut memiliki momentum Anda bisa ambil posisi di sini. Begitu pun sebaliknya jika mata uang tersebut turun dalam time prime yang cepat, time frame yang lambat, dan medium, ini merupakan sinyal kuat tercipta tren bearish.

Setelah Anda mengenal multiple time frime, tentu akan semakin menambah rasa percaya diri dalam trading. Tunggu apa lagi? Ayo kita trading! Meski weekend, masih bisa trading di binary options  lho…! Makanya, klik salah satu banner binary pada landing page. Ikuti prosedur sign up forum hingga tuntas. Happy trading…