Pesawat Airbus kini Mampu Terbang Seharian Tanpa Transit

Penerbangan dari Singapura menuju New York, kini bisa dilakukan tanpa henti dengan Airbus A350-900ULR. Pabrikan asal Perancis mengklaim durasi terbang selama hampir 20 jam yang bisa dilakukan pesawat buatannya, merupakan waktu terbang terlama sebuah pesawat berteknologi tinggi saat ini.

Pada akhir tahun ini, Singapore Airlines akan memecahkan rekor dengan menjadi maskapai pertama yang melayani penerbangan Singapura – New York tanpa transit tersebut dengan unit Airbus A350-900ULR yang akan dimilikinya. Maskapai berkode SQ tersebut sudah memesan 7 pesawat jenis tersebut kepada Airbus.

Airbus A350-900ULR mampu terbang sejauh 11.160 mil, lebih jauh 1.800 mil dibandingkan seri A350 sebelumnya.

 

Kapasitas Bahan Bakar

 

A350-900 ULR dilansir Boeing mampu mengangkut 24.000 liter bahan bakar lebih banyak untuk dapat melakukan penerbangan 20-jam.

Dengan tambahan bobot 20.000 pound dari bahan bakar itu, Airbus meminta operator pesawat yang menggunakan A350-900 ULR untuk mengurangi jumlah kursi maupun kargo yang dibawanya.

 

Super Nyaman

Airbus mengutamakan kenyamanan penumpang dalam mendesain pesawat tersebut. A350-900 ULR memiliki langit-langit yang tinggi, pencahayaan LED yang canggih, dinding samping yang hampir vertikal dan tingkat kebisingan yang rendah.

“A350 adalah desain clean-sheet yang telah dirancang untuk penerbangan jarak jauh,” kata Florent Petteni, Direktur Pemasaran Airbus,  seperti dikutip CNN Travel.

“Anda mungkin tidak tahu persis mengapa begitu nyaman dan begitu menyenangkan untuk terbang di pesawat ini, tetapi semuanya dilakukan dengan sengaja.” lanjut Petteni.

Pesawat Airbus Kini Mampu Terbang Seharian Tanpa Transit

 

Badan pesawat A350 terbuat dari bahan komposit, termasuk serat karbon – daripada menggunakan teknik konstruksi aluminium konvensional. Ini memungkinkan Airbus memasang banyak jendela lebar hingga penumpang akan pelihat panorama angkasa dengan leluasa. Sementara saat malam datang, cahaya kabin dapat dibuat gelap sepenuhnya, untuk memberi penumpang suasana tidur yang tenang.

Singapore Airlines akan mengumumkan konfigurasi interior pesawatnya dalam waktu dekat, tetapi diperkirakan hanya terpasang 253 kursi dalam satu unit A350-900 URL.

Kemungkinan akan ada kabin kelas bisnis yang besar, dan sedikit saja kursi ekonomi premium.

Pada Pameran Interior Pesawat baru-baru ini di Hamburg, SQ menggandeng produsen interior pesawat Zodiac Aerospace, memamerkan rancangan “Dek Modul Bawah” yang bisa digunakan sebagai tempat tidur bagi penumpang. Ruangan yang biasanya diisi dengan kontainer kargo, akan disulap menjadi tidur susun yang dapat diakses melalui tangga dari dek utama.

Wah… bisa mimpi indah sambil terbang nih! Anda tentu sudah tidak sabar ingin menikmati perjalanan udara panjang dan nyaman  bersama Airbus A350-900ULR? Tunggu gebrakan dari Singapore Airlines, akhir tahun ini.