Di masa mendatang, pasar obligasi terbesar di dunia akan menikmati keuntungan karena Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan penjualan Treasury Bond (T-Bond). Pasar memperkirakan bahwa nilainya akan jauh lebih besar, untuk pertama kalinya sejak 2009, untuk mendanai defisit anggaran yang cenderung memburuk dalam beberapa tahun ke depan. Ini seiring dengan disahkannya undang-undang pemotongan pajak yang akan mengurangi penerimaan negara.

Pada 31 Januari 2018, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin akan mengumumkan langkah-langkah untuk menutupi kekurangan anggaran pemerintah selama tiga bulan ke depan. Para ahli prognosis Wall Street mengantisipasi pelelangan efek kupon yang lebih besar. Dealer meramalkan adanya peningkatan utang yang akan menyebabkan penerbitan naik sekitar dua kali lipat pada tahun ini, menjadi lebih dari $ 1 triliun. Angka ini adalah yang terbesar sejak 2010, baik untuk penjualan tenor jangka pendek hingga menengah.

Berdasarkan pengamatan, pembeli akan bersaing. Bank Sentral akan cenderung menarik diri, sementara investor lain menunggu yield (imbal hasil) yang lebih tinggi sebelum membeli. Kondisi ini juga akan berkontribusi terhadap kurva yield yang datar pada tahun 2018, karena latar belakang tersebut juga berkontribusi terhadap prakiraan untuk kurva yield yang datar pada tahun 2018, ditambah lagi ekspektasi bahwa The Federal Reserve (Bank Sentral AS) akan menaikkan suku bunga seiring peningkatan inflasi.

“Akan selalu ada permintaan, tetapi pertanyaannya hanya dengan harga berapa. Cukup realistis untuk mengatakan mengapa konsensus yield obligasi akan bergerak lebih tinggi karena pertumbuhan pasokan ini,” kata Torsten Slok, kepala ekonom internasional di Deutsche Bank AG, seperti dikutip dari laman Bloomberg (23/1).

Analis memperkirakan yield untuk tenor 10 tahun akan mencapai 2,9 persen di akhir tahun, meningkat dari kondisi saat ini yang sekitar 2,6 persen. Terjadi kenaikan lebih dari setengah persen sejak sejak awal September, mencapai level tertinggi sejak 2014.

 

Tren Utang AS yang Dipegang Publik (Dalam Miliar Dolar AS)
Tahun 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027
Jumlah 14.2 14.7 15.3 16.3 17.1 18 19.1 20.2 21.3 22.6 24 25.5
Sumber: Kantor Anggaran Kongres AS

 

AS telah siap membayar biaya jaminan sosial dan asuransi kesehatan yang meningkat, serta menaikkan biaya bunga atas utangnya. Tren itu adalah dampak  dari perombakan pajak yang dilalui pada bulan lalu. Departemen Keuangan juga menghadapi lebih banyak pinjaman karena Bank Sentral berupaya untuk mencapai keseimbangan.

Jalan yang Tepat

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa penurunan pembayaran pajak akan merangsang pertumbuhan ekonomi yang cukup untuk menutupi pendapatan yang hilang. Di sisi lain, penasihat pajak untuk Kongres AS memperkirakan bahwa kebijakan tersebut akan mengalami defisit anggaran lebih dari $ 1 triliun selama dekade berikutnya.

“Kami berada pada jalur lintasan yang jelas ke depan, dan undang-undang perpajakan memperkuatnya,” ungkap Douglas Holtz-Eakin, presiden American Action Forum di Washington sekaligus mantan kepala ekonom Dewan Penasehat Ekonomi di bawah administrasi George W.Bush.

AS membukukan defisit anggaran terbesar sejak 2013 pada tahun fiskal yang berakhir pada bulan September. Bahkan, sebelum menulis ulang pajak, Kantor Anggaran Kongres memperkirakan bahwa utang publik akan meningkat lebih dari $ 10 triliun pada 2027.

JPMorgan Chase & Co. pada bulan ini memperkirakan bahwa penerbitan utang baru pada tahun ini akan meningkat. Dari sekitar $ 100 miliar menjadi sekitar $ 1,42 triliun, setelah berlakunya kebijakan pemotongan pajak. Penjualan bersih di tahun 2017 mencapai sekitar $ 550 miliar.

Sinyal Treasury Yield

“Pasokan akan menjadi faktor yang harus diperhatikan dan dipantau dengan sangat ketat. Diperkirakan, yield  tenor 10 tahun akan mencapai 3% di Desember dari sebelumnya 2,75%,” kata Dan Heckman, ahli strategi fixed income Bank Wealth Management yang berbasis di Kansas, AS.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa akan ada banyak pendukung yang berbeda sekarang, yang mendorong kenaikan suku bunga secara bertahap.

Sebelumnya, pada November tahun lalu, Departemen Keuangan AS mengatakan akan mengantisipasi pelelangan kupon yang meningkat pada kuartal ini. Hal tersebut akan menjadi dorongan pertama untuk mencatat atau menjual obligasi sejak November 2009. Adapun pengumuman 31 Januari nanti akan mencakup rincian penawaran minggu berikutnya dari tanggal jatuh tempo 3, 10, dan 30 tahun. Para dealer finansial juga mengharapkan panduan tenor lain, dengan rincian yang akan diresmikan pada bulan Februari mendatang.

Sebagian besar analis memperkirakan, jumlah utang baru keluar setelah anggota parlemen mengundurkan atau menunda batas utang. Penerbitan utang baru bisa mencapai $ 300 miliar hingga $ 600 miliar padai tahun mendatang, dan sisa kenaikan akan masuk melalui lelang kupon.

Banyak dealer mengharapkan Treasury Yield untuk mulai meningkatkan penawaran waktu jatuh tempo hingga lima tahun, sebelum beralih ke tenor yang lebih panjang. Itu bisa memperbesar tren dominan di pasar obligasi, penyusutan menyebar antara imbal hasil jangka pendek dan jangka panjang yang meratakan kurva ke tingkat yang terakhir terlihat satu dekade yang lalu.

Jefferies LLC dan Societe Generale SA memperkirakan kenaikan lelang 2, 3, dan 5 tahun selama kuartal ini. TD Securities melihat lebih tenor 3, 10, 30 tahun dan floating-rate notes. Morgan Stanley memprediksi bahwa Treasury akan menaikkan berbagai jatuh tempo triwulanan pada 2018.

Pada bulan November, pemerintah mengumumkan penjualan sebesar $ 24 miliar dengan tenor 3 tahun, $ 23 miliar untuk tenor 10 tahun dan $ 15 miliar untuk 30-tahun, dana digunakan untuk refunding. Pada bulan lain, pemerintah menjual sekuritas tambahan. Rencananya, pada minggu ini akan dijual sekitar $ 26 miliar untuk tenor 2 tahun, $ 34 miliar untuk tenor 5 tahun, serta $ 28 miliar untuk tenor 7 tahun.

Berikut adalah cuplikan kuartalan tentang bagaimana SocGen melihat nominal kupon yang berkembang dalam lelang:

 

Maturity 2-tahun 3-tahun 5-tahun 6-tahun 10-tahun 30-tahun
February $28b $26b $35b $28b $23b $15b
May $32b $28b $38b $29b $24b $16b
August $34b $30b $40b $32b $25b $16b
November $34b $30b $40b $34b $26b $16b