Para trader newbie sering bertanya-tanya, apakah harus memperhatikan berita yang berkaitan dengan trading mereka? Bagaimana pula cara menerapkan berita ekonomi serta variabel fundamental pada trading?

Ahli trading Wahyu U.K. Notodiputro yang akrab disapa U.K. (Yuuke) mengatakan, “Tidak semua trader melibatkan berita ekonomi dan variabel fundamental pada trading mereka, sebab semua itu bisa tecermin dalam aksi harga pada grafik.”

Bagi para trader penganut analisis aksi harga, pertunjukan grafik dengan aneka tingkahnya merupakan hasil akhir dari semua katalisator di pasar keuangan apa pun. Mereka lebih menggunakan efektivitas dan menjadikan trading lebih sederhana. Untuk menyederhanakannya, sering mereka tidak mempedulikan berita ekonomi dan variabel fundamental.

Lain hal dengan trader penganut analisis fundamental. Mereka sangat peduli dengan berita-berita ekonomi, dan mereka tidak akan melakukan tindakan apa pun sebelum memperoleh berita yang mendukung jalannya trading. Jadi mana yang lebih baik?

“Tentu saja yang terbaik adalah yang dapat menghasilkan profit konsisten bagi Anda, terlepas dari metode analisis mana yang dianut,” terang U.K.

 

Pasar Berperilaku Semaunya

Banyak trader yang menganalisis berita dan akhirnya mereka bingung, lalu hanya menebak-nebak saja ke mana pasar hendak bergerak. Ada terlalu banyak variabel fundamental dan berita. Tentunya akan perlu banyak waktu untuk trader menganalisis berita-berita tersebut. Bahkan mungkin Anda akan merasa pusing duluan sebelum melakukan apa-apa dengan trading Anda.

Jika merasa demikian, maka Anda dapat melewati semua analisis berlebihan yang tidak perlu ini, dengan belajar membaca grafik harga biasa. Anda lihat, berita fundamental hanyalah katalis untuk pergerakan harga saja.

Anda tidak dapat memprediksi apa yang akan dilakukan pasar berdasarkan berita. Pasar sering bereaksi berlawanan dengan apa yang Anda harapkan berdasarkan rilis berita tertentu, karena masalah “membeli rumor yang menjual fakta”.

Pasar beroperasi berdasarkan ekspektasi para pedagang/investor tentang masa depan, jadi ketika suatu peristiwa berita benar-benar terjadi, harga akan sering bergerak berlawanan arah dengan implikasi peristiwa berita itu.

Ini karena pedagang telah memperdagangkan harapan mereka, dan begitu berita itu keluar tidak ada yang tersisa dari berita itu. Intinya adalah bahwa Anda tidak pernah benar-benar tahu bagaimana pasar akan bereaksi terhadap peristiwa berita tertentu, dan mencoba menebak apa yang akan dilakukan pasar berdasarkan pada beberapa rilis berita ekonomi dan ini sangat tidak efektif.

 

Pilih Berita yang Paling Penting

Meskipun kita tidak perlu mengetahui segalanya tentang semua kekuatan fundamental yang menyebabkan harga bergerak, namun alangkah baiknya untuk mengetahui, apa berita ekonomi yang paling bergejolak dan kapan mereka dirilis.

Umumnya rilis berita-berita ekonomi berikut paling penting untuk jadi perhatian, yaitu, survei sentimen bisnis, survei kepercayaan konsumen, Produk Domestik Bruto (PDB), produksi industri, inflasi, keputusan suku bunga, survei sektor manufaktur, neraca perdagangan, pekerjaan/ pengangguran (Non-Farm Payrolls).

Untuk trader penganut aksi harga, berita-berita tersebut hanya untuk tahu bahwa ada volatilitas yang datang, tanpa harus menebak apa yang akan terjadi berdasarkan berita ekonomi itu. Menganalisis aksi harga merupakan cara termudah dan paling efektif untuk melakukan trading. Apakah Anda setuju?

Anda mungkin sudah mempunyai cara yang efektif menurut Anda sendiri. Atau mungkin Anda masih mencari cara tepat dan ingin bertanya-tanya mengenai trading?

Yuk, bergabung di forum wormtraders.com! Caranya mudah dan gratis, klik saja banner JOIN NOW pada artikel ini, ikuti langkahnya hingga tuntas.