Sinyal-Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed

Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) berpotensi menerbitkan kebijakan akomodatif secara bertahap yang dapat mendorong kenaikan suku bunga, bahkan hingga tiga kali lipat tahun ini. Demikian penuturan Gubernur The Fed untuk wilayah Dallas, Robert S. Kaplan dalam suatu konferensi bisnis di Frankfurt, Kamis (8/2) waktu setempat.

Menurut Kaplan, volatilitas pasar baru-baru ini tidak cukup mengubah skenario dasarnya. Kendati begitu, ia “mewaspadai” potensi turbulensi dan akan mempelajari pengaruhnya terhadap sektor riil AS nanti.

“Pada titik ini, saya tidak melihat penyesuaian pasar yang merosot hingga memengaruhi kondisi keuangan. Namun, saya akan mengawasi dengan hati-hati,” kata Kaplan kepada wartawan di Frankfurt.

Tahun lalu The Fed menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali. Kenaikan terakhir sebesar 0,25 poin, yang diputuskan pada 13 Desember.

Sinyal-Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed

Saham AS melonjak tajam bulan ini, atau tepatnya sejak Jumat pekan lalu, karena kekhawatiran kenaikan inflasi upah dapat memaksa The Fed akan lebih cepat memperketat kebijakan. Tapi dalam dua hari terakhir, pasar telah kembali tenang dan mulai stabil.

Kaplan menyatakan setiap kenaikan stimulus akan dilakukan secara bertahap, tanpa pra-komitmen terhadap tingkat tertentu.

Pertumbuhan yang cepat dengan tingkat pengangguran yang rendah merupakan dasar argumen utama dalam kebijakan pengetatan. Kaplan memperkirakan tingkat pengangguran dapat turun di bawah 4 persen tahun ini.

Sebelumnya Washington lewat Departemen Tenaga Kerja AS mengklaim jumlah pengangguran di AS turun mendekati level terendah dalam 45 tahun. Hal itu tecermin dari jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran menurun sejak pekan lalu. Pasar tenaga kerja semakin ketat, mendorong ekspektasi pertumbuhan upah lebih cepat tahun ini.

Pertumbuhan keseluruhan kemungkinan akan mencapai puncaknya pada tahun ini dan mungkin akan melambat tahun depan dan pada 2020, tambahnya.

“2018 akan menjadi tahun yang kuat di Amerika Serikat. Kami pikir kami berada di atau mendekati lapangan kerja penuh di AS. Kami memperkirakan angka pengangguran utama turun di bawah 4 persen selama tahun ini,” ungkapnya.