Jangan Bersedih
Mati satu tumbuh seribu
Patah hati jangan mengeluh
Masih banyak hati yang lain
Yang menanti tuk kau singgahi

Potongan syair lagu ini enak didengar, sebuah lagu easy listening dengan lirik menyentuh juga memotivasi, pas di nyanyikan kalau lagi galau. Adalah Tiffany Kenanga, sang penyanyi lagu ini, yang ternyata selain bersuara merdu dan sukses dikenal sebagai penyanyi, juga mahir mendesain baju, memadu padankan warna, dan bermain dengan cutting layer yang cantik.

Senyum manis dan bersahabat dari bibir seorang gadis cantik menyambut kedatangan kami di kediamannya.  Obrolan pun berlanjut hangat di ujung ruangan yang teduh. Tiffany Kenanga, seorang penyanyi yang multi talenta.

Di antara jadwal panggung menyanyinya yang cukup padat, ternyata putri dari pakar totok wajah Dian Kenanga ini memiliki bisnis yang cukup menjanjikan, mulai dari jilbab, clothing line dengan brand Tiffany Kenanga Hijab, hingga kini merambah ke bisnis sepatu dengan brand Tiffany Kenanga Signature.

Tiffany Kenanga, Generasi Milenial Harus Sadar Fesyen Untuk Mulai Berkarier

Kesuksesan ini tidak instan diperolehnya, melalui banyak rintangan dan proses. Berkat dukungan orang tua, kegigihan, dan ketekunannya, Tiffany kini bisa merasakan berkembang perusahaan yang dia bangun sedari nol.

Bisnisnya diawali dari  ide menjual hijab dan scarf melalui akun media sosial (Instagram). Selera dan style fashion-nya yang unik dan menarik, diminati dan mendapat respon positif dari para penggemar dan followers-nya, yang kemudian menyarankannya untuk membuat label fesyen sendiri.

“Awalnya aku menjual hijab. Sudah tiga sampai empat bulan berjalan bagus. Lalu banyak yang bertanya, kenapa nggak bikin baju aja sekalian? Akhirnya bikin clothing line“, ujar pelantun lagu Jangan Bersedih ini.

Untuk membangun sebuah bisnis yang terus berkembang, Tiffany membutuhkan tim yang solid. Selain sebagai pemilik, dia juga mengepalai tim produksi di lini clothing-nya, dibantu oleh ibu, seorang cap desainer, para penjahit, dan karyawannya di bidang dan penjualan pemasaran. Dukungan keluarga besar tidak lupa menyumbang kesuksesan Tiffany Kenanga Hijab.

Tiffany Kenanga Hijab

Tiffani menjajal bisnis fesyen dengan membuka cloting line hijabTak disangka, respon masyarakat terhadap produk fesyennya luar biasa. Gadis yang baru berusia 17 tahun ketika itu, menawarkan gaya busana jiwa muda sesuai dengan selera fesyen pribadinya. Pasar yang menjadi sasarannya adalah mereka yang berusia 13 sampai 19 tahun.

Meski menyasar kalangan anak muda, Tiffany yang sudah memiliki butik “Tifany Kenanga Hijau House and Butik”, di Kawasan Pejaten, Jakarta  Selatan ini,  memastikan mereka yang berumur lebih tua masih bisa mengenakan busana karyanya.

“Wanita segala umur sebenarnya bisa menggunakan tapi dengan semangat muda. Saat wanita-wanita pakai itu bisa tetap terlihat muda,” ucap penyanyi yang sudah mengeluarkan empat single lagu.

Koleksi Tiffany Kenanga Hijab perdana ini, meluncurkan “Tiffany Tales Collection” yang menurutnya mewakili cerita kehidupan dia dalam hal berbusana.

Tiffany Kenanga, Generasi Milenial Harus Sadar Fesyen Untuk Mulai Berkarier

Masih muda sekali, dan semangatnya dalam berbisnis dapat dilihat dari koleksi clothing line yang digarap dengan serius. Bukan hanya baju, tapi juga tersedia kerudung, mukena, dan sajadah yang semuanya didesain oleh Tiffany sendiri.

Tim juga sangat bekerja ekstra dalam mengontrol kualitas jahitan. Selain kualiti kontrolnya yang diperiksa dengan saksama, bahan koleksinya juga tidak sembarangan. Tiffany memilih bahan yang didapatkan dari Bandung, Tanah Abang, Mayestik, Cipadu, Hongkong, dan China Expo.

Mengusung tema casual masculine, Tiffany memilih warna-warna monochrome (putih, abu-abu, hitam), dan juga mocca. Meski mengusung semangat jiwa muda (youngster spirit), namun yang berusia belasan (remaja) hingga 50-an tahun bisa mengenakan koleksi busana Tiffany Kenanga Hijab.

Pakaiannya ternyata dapat digunakan untuk acara formal dan semi formal, Tiffany Kenanga Hijab bahkan didesain agar dapat digunakan oleh hijab dan non hijab, sehingga pangsa pasar Tiffany Kenanga lebih universal dan tidak terlalu segementasi.

Koleksinya juga tidak ada motif yang ramai, tidak ada rumbai-rumbai, dan memiliki cutting yang unik. Khas juga dengan pembawaan Tiffany yang tomboy. Untuk penyuka style casual, chic, dan monochrome style, outfit dari Tiffany Kenanga Hijab sangat cocok untuk dipakai.

Tiffany mengeluarkan sedikitnya empat design baru setiap bulan, untuk koleksi baru di keluarkan per tiga bulan, dengan desain yang menyentuh banyak kalangan usia, tentu sangat layak jika Tiffany Kenanga Hijab juga mengusung tagline made for you di buat untuk kamu.

Tiffany Kenanga Signature

Pada dasarnya Tiffany adalah anak yang tomboy. Hampir tidak pernah mengenakan sepatu berhak tinggi, sangat menggemari sepatu sneakers.  “Saya lebih menyukai sepatu santai. Saya pakai sepatu jarang sekali menggunakan kaos kaki. Jadi dalam pemilihan bahan pun harus diperhatikan. Artinya, tidak melulu dari model tapi dipadupadankan dengan bahan dan kenyamanan,” ujar Tiffany, pemilik brand sepatu Tiffany Kenanga Signature.

Tiffany Kenanga Signature ini, katanya, mewakili dirinya yang termasuk kid zaman now atau zaman milenial. Modelnya kebanyakan sepatu sneakers. “Ciri khas dari produk kami ini yaitu main pita di tali. Bahan sepatu umum, jadi bermain ke fashionable, nyaman, dan style. Kenyaman orang dan kebutuhan orang,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini ada sekitar 16 model sepatu Tiffany Kenanga Signature. Sejauh ini, peminatnya cukup signifikan. “Banyak sepatu yang terlihat bagus namun tidak nyaman saat dipakai. Sementara sepatu produk kami ini sangat nyaman dan fashionable,” papar gadis muda ini berpromosi.CTA BannerKini bisnis Tiffany berjalan dengan baik dan sehat. Dia pun berpesan pada generasi milenial untuk memulai karier dan bisnis harus dengan fashion dan full support dari keluarga dan teman-teman sekitar. Jadikanlah ajang kumpul bersama teman-teman untuk bertukar pikiran dan berdiskusi, jadi jangan hanya sekadar kumpul membunuh waktu saja. Harus ada kreasi yang diciptakan.